Quote:
Generated AI Image by deepai.org (Milan Fashion Week Fall/Winter 2025 )
Tren dari Milan Fashion Week Fall/Winter 2025
Pekan Mode Milan untuk koleksi siap pakai musim gugur/dingin 2025 memiliki satu benang merah, keglamoran yang khas Italia. Berani dan mewah dengan sinar dan bulu-bulunya. Milan Fashion Week kali ini berlangsung dengan dua nama besarnya Gucci dan Fendi yang menggelar show tanpa kepemimpinan direktur kreatif. Prada menawarkan glamor yang mentah. Ferragamo masih terpana oleh gerakan lincah koreografi tari. Versace tampil besar dan barok*, lengkap dengan kehadiran logam berkilat kuat. Berikut laporan lengkapnya:
Quote:
Prada
Generated AI Image by deepai.org (Prada Store)
Apa arti feminitas saat ini? Bagaimana cara mendefinisikannya? Dua pertanyaan yang Prada ingin jawab lewat koleksi siap pakai musim gugur/dingin 2025. Gaun yang menjadi pakaian khas perempuan mengalami perombakan terus menerus. Proporsi berubah, garis pinggang bergeser, siluet baru terus dibuat. Show digelar di dalam gedung Yayasan Seni Prada dengan tata panggung perancah (struktur sementara untuk menyangga manusia dan material dalam konstruksi bangunan) dengan gelaran karpet yang dirancang oleh Catherine Martin. Gaun kelonggaran, jahitan mentah terekspos dengan sengaja, kontras dengan pita, perhiasan, dan manik-manik sebagai dekorasi.
Quote:
Gucci
Generated AI Image by deepai.org (Gucci Store)
Dengan pengunduran diri Sabato De Sarno Februari lalu, peragaan koleksi Gucci kali ini tanpa kehadiran seorang direktur kreatif. Tim studio Gucci yang kesemuanya naik panggung memberi salam di akhir show tampaknya meracik resep yang dapat dipastikan mudah diterima oleh kalangan. Yaitu kembali keklasikan Gucci, era 1970an, dan glamor yang membawa ketidaksempurnaan yang sempurna alias ‘sprezzatura’. Bulu-bulu yang tebal hadir dalam jaket dan jubah, atasan renda dengan belahan leher yang rendah, rok pensil berbagai bahan wol, satin, dan rumbai menjuntai serta kacamata aviator dan scarf penutup kepala seperti dalam film tempo dulu.
Quote:
Fendi
Generated AI Image by deepai.org (Fendi Store)
Rumah mode Fendi asal Roma merayakan ulang-tahunnya ke-100 tahun ini. Didirikan pada 1925 oleh Edoardo dan Adele Fendi, rumah mode ini lahir sebagai pemasok stola dan tas tangan mewah. Kolaborasinya dengan Karl Lagerfeld selama 54 tahun mengukuhkan nama ini sebagai sebuah rumah mode. Silvia Venturini Fendi, cucu pendiri Fendi, merancang koleksi musim ini untuk pria dan wanita. Ia yang dulunya bekerja erat dengan Lagerfeld, sebelum kepergian Kim Jones, direktur kreatif lini wanita, bertanggung jawab atas pakaian pria dan aksesori. Show yang bertempat di kantor pusat Fendi, dibuka dengan gaun semi jubah dengan kerah yang meninggi terbuat dari bulu yang menjadi ciri khas rumah mode ini. Siluet ketat yang menonjolkan pinggang dan panggul beradu sensualitas dengan fur-fur yang menjadi bintang utama. “Bagi saya, Fendi 100 tahun lebih tentang kenangan pribadi saya – nyata atau khayalan – tentang apa itu Fendi dan apa arti Fendi saat ini,” papar Silvia Venturini Fendi.
Quote:
Ferragamo
Generated AI Image by deepai.org (Ferragamo Store)
Jika show musim semi/panas lalu diinspirasi oleh balet, untuk musim gugur/dingin Maximilian Davis mengeksplorasi bahasa tubuh dan ekspresi bebas dari Tanztheater Jerman, memadukan inspirasi dari 1920an dan 1980an. Tanztheater merupakan gerakan tari ekspresionis Jerman yang lahir pada 1920an dan menjadi terkenal secara international berkat penari dan koreografer Pina Bausch pada era 1970an. Koleksi ini bukanlah salinan, namun penafsiran ulang gerakan melalui siluet yang mengalir, detail dan aksen surealis. Model-model berjalan di atas kelopak mawar merah yang mengarpet. Bodysuit jadi pembuka, mantel panjang menutupi tubuh, serta gaun penuh rumbai warna merah yang mengajak berdansa.
Quote:
Versace
Generated AI Image by deepai.org (Versace Store)
“Ini adalah koleksi Versace Superheroes. Kode rumah mode kami diakui di seluruh dunia dan membuat kami begitu kuat. Saya suka pakaian yang memberdayakan, memberi kekuatan dan rasa percaya diri. Setiap orang harus memiliki sedikit sikap Versace. Dengan koleksi ini, saya tidak mengikuti aturan apa pun. Hanya aturan DNA Versace,” kata Donatella Versace dalam situs resminya. Di tengah gonjang-ganjing siapa yang akan membeli rumah mode yang sedang dijual ini, Donatella memberikan seluruh energinya untuk show ini. Peranti rumah tangga Versace yang terkenal menjadi sumber inspirasinya kali ini. Seperti diambil dari katalog Versace era 1990an yang dipenuhi supermodel berpose dengan peranti Versace, serangkaian gaun dan jaket tampil dari motif seprai dan selimut tebal. Motif barok, motif binatang, ada di sana-sini. Bustier, bahu kebesaran, dan gaun rantai logam ala karpet merah membangkitkan nostalgia yang mengangenkan. Sebuah koleksi yang patut diacungi jempol!
*Barok : gaya seni dan budaya yang berkembang di Eropa pada abad ke-17 hingga ke-18. Gaya ini menggantikan aliran Renaisans.
Sumber : Tulisan pribadi