
Kayak Ceker Ayam! Kenapa Tulisan Dokter Jelek, Ini 10 Alasannya Gansist
Sejak ribuan tahun yang lalu, tulisan telah ada dan menjadi bagian penting dari peradaban manusia. Sedangkan tentang penemuan tulisan pertama kali terjadi di Mesopotamia, khususnya di Sumer kuno, sekitar tahun 3200 SM.
Hingga saat ini, kemampuan menulis tetap menjadi salah satu faktor utama yang mendorong siswa di sekolah untuk mencapai kecerdasan. Proses pendidikan yang dilakukan oleh guru bertujuan agar para murid dapat menguasai keterampilan menulis, yang kemudian diikuti dengan pengajaran berbagai ilmu pengetahuan lainnya.
Namun beda dengan orang yang punya kemampuan menulisnya jelek, bisa bikin orang lain bingung sendiri untuk membacanya dan teman pun meledek dirinya, bahkan orang tua pun sampai nggak seneng dengan tulisannya, menyuruh terus berusaha bisa nulis yang bagus, bahkan sampai-sampainya nyindir dengan omongan “tulisannya seperti tulisan dokter”.
Mungkin kita pernah mendengar gunjingan semacam ini ya gansist, pada masa lalu atau sekarang, dan yang mengherankannya mengapa tuduhan yang mempunyai tulisan jelek adalah dokter, padahal kita tahu bahwa profesi menjadi dokter adalah sesuatu yang tinggi, yang sejak kita kecil pun selalu sering diidam-idamkan “ingin jadi dokter”.
Spoiler for :
Itulah sepuluh alasan mengapa tulisan dokter sering dianggap buruk, bahkan ada yang sampai menyebutnya sebagai mirip dengan tulisan ceker ayam. Hal ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa dokter memiliki jadwal yang sangat padat. Banyak dari kita yang sudah mengetahui bahwa setelah seorang dokter menyelesaikan pemeriksaan terhadap satu pasien, mereka sering kali harus segera beralih untuk memeriksa pasien berikutnya.
Oleh karena itu, kita seharusnya menghargai dedikasi dan kerja keras para dokter yang terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Sejak kecil, banyak pelajar yang menjadikan cita-cita menjadi dokter sebagai impian mereka. Hal ini menunjukkan betapa mulianya profesi dokter di mata masyarakat.
Profesi ini tidak hanya dianggap sebagai pekerjaan, tetapi juga sebagai panggilan untuk membantu orang lain. Dengan segala tantangan yang dihadapi, para dokter tetap berkomitmen untuk memberikan perawatan yang berkualitas, sehingga mereka layak mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari kita semua.
Sumber Tulisan dan Gambar:
[url=https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/ini-alasan-kenapa-tulisan-tangan-dokter-susah-dibaca%3Fsrsltid%3DAfmBS E N S O RiL6py_6t82p8TPufB-n7AX0YIbNDodJFzneFA6-JDxph4NQ4&ved=2ahUKEwjsxIqRvrmMAxU-wzgGHYtHMZsQFnoECGUQAQ&usg=AOvVaw3ePKW37mEaT9ilKN5pCLbI]Klikdokter[/url]